Gangguan Kesehatan Mental pada Remaja yang Perlu Diwaspadai

Mengenal Ragam Gangguan Kesehatan Mental terhadap Remaja https://www.bigesvaporshop.com/ Secara umum, masalah mental terdiri dari beragam model bersama tanda-tanda yang berbeda-beda. Namun, menurut WHO, sejumlah masalah mental yang kerap terjadi terhadap anak remaja adalah sebagai berikut:

1. Gangguan Makan

Salah satu masalah kebugaran mental yang kerap terjadi terhadap remaja antara lain adalah masalah makan (eating disorder), layaknya anoreksia nervosa, bulimia, maupun binge-eating disorder (makan terus-menerus).

Anoreksia dan bulimia kebanyakan dipicu oleh ketakutan remaja terhadap kenaikan berat badan, dikarenakan sanggup memicu mereka jadi tidak yakin diri dan terobsesi punya tubuh yang kurus walaupun barangkali mereka udah punya berat badan yang benar-benar rendah. Sedangkan terhadap binge-eating disorder, mereka justru makan benar-benar banyak dan punya kesulitan untuk menghentikannya. Biasanya keadaan ini disebabkan oleh stres.

2. Gangguan Perilaku

Beberapa model masalah tingkah laku yang kerap terjadi terhadap anak berusia remaja di antaranya ADHD, conduct disorder, learning disorder (gangguan belajar), ODD (oppositional defiant disorder), dan ASD (autism spectrum disorder).

3. Psikosis

Gangguan kebugaran mental remaja selanjutnya adalah masalah psikosis, yaitu keadaan dikala remaja tidak sanggup membedakan antara realita dan imajinasi. Gangguan psikosis ditandai bersama ada halusinasi dan waham (delusi).

Halusinasi ditandai bersama tanda-tanda di mana pengidapnya kerap merasa, melihat, mencium, atau mendengar hal-hal yang sebetulnya tidak ada. Sementara itu, delusi ditandai bersama tanda-tanda di mana pengidapnya membawa kepercayaan yang kuat terhadap sesuatu yang tidak nyata. Gangguan psikosis sanggup berkembang jadi skizofrenia.

4. Gangguan Emosi

Gangguan emosional adalah masalah kebugaran mental terhadap remaja yang paling kerap ditemukan. Kondisi ini sanggup berwujud masalah cemas, depresi, dan fobia tertentu (rasa kuatir berlebihan terhadap hal-hal atau objek tertentu).

5. Perilaku Berisiko Tinggi

Apabila anak remaja berani laksanakan hal-hal yang berbahaya dan berisiko tinggi tanpa membayangkan tentang konsekuensi dari tindakannya tersebut, keadaan ini wajib diwaspadai sebagai masalah kebugaran mental. Beberapa tindakan yang dianggap berbahaya dan berisiko tinggi adalah menyalahgunakan narkoba, seks bebas, mengonsumsi alkohol, dan lain-lain.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.