Daftar Riwayat Penyakit Mental Yang Ada Pada Manusia

Daftar Riwayat Penyakit Mental Yang Ada Pada Manusia

Penyakit mental adalah gangguan yang memengaruhi suasana hati, pemikiran, dan perilaku seseorang. Ada berbagai jenis penyakit mental yang dapat mempengaruhi manusia, dan mereka bervariasi dalam tingkat keparahan dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari. Berikut adalah beberapa jenis penyakit mental yang umum dikenal:

1. Gangguan Kecemasan

  • Gangguan Kecemasan Umum (Generalized Anxiety Disorder, GAD): Kecemasan berlebihan dan terus-menerus yang sulit dikendalikan dan berlangsung selama beberapa bulan.
  • Gangguan Panik: Serangan panik yang berulang dan tak terduga, disertai dengan gejala fisik seperti jantung berdebar, sesak napas, dan rasa takut yang intens.
  • Fobia Spesifik: Ketakutan yang berlebihan dan irasional terhadap objek atau situasi tertentu, seperti takut terhadap ketinggian, hewan tertentu, atau ruang sempit.
  • Gangguan Kecemasan Sosial (Social Anxiety Disorder): Ketakutan yang luar biasa terhadap situasi sosial atau penilaian negatif dari orang lain.

2. Gangguan Mood

  • Depresi Mayor: Perasaan sedih, kehilangan minat atau kesenangan dalam aktivitas sehari-hari, perubahan nafsu makan, gangguan tidur, dan kelelahan yang berlangsung selama setidaknya dua minggu.
  • Gangguan Bipolar: Perubahan suasana hati yang ekstrem antara mania (perasaan sangat gembira dan energi berlebih) dan depresi (perasaan sangat sedih dan kurang energi).

3. Gangguan Psikotik

  • Skizofrenia: Gangguan serius yang memengaruhi cara seseorang berpikir, merasakan, dan berperilaku. Gejalanya meliputi halusinasi, delusi, dan gangguan pemikiran.
  • Gangguan Skizoafektif: Kondisi di mana seseorang mengalami gejala skizofrenia bersama dengan gangguan mood (depresi atau mania).

4. Gangguan Makan

  • Anoreksia Nervosa: Ketakutan yang berlebihan terhadap penambahan berat badan, yang menyebabkan pembatasan makanan yang ekstrem dan penurunan berat badan yang berbahaya.
  • Bulimia Nervosa: Episode makan berlebihan yang diikuti dengan perilaku kompensasi seperti muntah paksa, penggunaan laksatif, atau olahraga berlebihan.
  • Gangguan Makan Berlebihan (Binge Eating Disorder): Episode makan berlebihan tanpa perilaku kompensasi yang berlebihan, yang seringkali menyebabkan perasaan malu dan bersalah.
  • Daftar slot777 adalah situs judi slot terlengkap, mereka telah bermitra dengan provider terpopuler di indonesia. Alhasil, anda bisa menemukan banyak permainan rtp slot dengan rtp tertinggi.

5. Gangguan Kepribadian

  • Gangguan Kepribadian Antisosial: Pola perilaku yang tidak peduli terhadap hak-hak orang lain, termasuk perilaku kriminal, kebohongan, dan manipulasi.
  • Gangguan Kepribadian Borderline: Ketidakstabilan dalam hubungan interpersonal, citra diri, dan emosi, serta impulsivitas yang signifikan.
  • Gangguan Kepribadian Narsistik: Rasa diri yang berlebihan, kebutuhan akan kekaguman, dan kurangnya empati terhadap orang lain.

6. Gangguan Obsesif-Kompulsif (Obsessive-Compulsive Disorder, OCD)

  • Obsesi: Pikiran atau dorongan yang mengganggu dan berulang yang menyebabkan kecemasan.
  • Kompulsi: Perilaku berulang atau tindakan mental yang dilakukan untuk mengurangi kecemasan yang disebabkan oleh obsesi.

7. Gangguan Stres Pasca-Trauma (Post-Traumatic Stress Disorder, PTSD)

  • Deskripsi: Gangguan yang berkembang setelah mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis, seperti perang, kecelakaan serius, atau kekerasan fisik. Gejalanya meliputi kilas balik, mimpi buruk, dan kecemasan yang parah.

8. Gangguan Neurokognitif

  • Demensia: Penurunan fungsi kognitif yang signifikan, seperti pada penyakit Alzheimer, yang memengaruhi ingatan, pemikiran, dan kemampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
  • Gangguan Neurokognitif Ringan: Penurunan kognitif yang tidak seberat demensia tetapi tetap berdampak pada fungsi sehari-hari.

9. Gangguan Perkembangan

  • Autisme Spektrum: Gangguan yang memengaruhi komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku, dengan berbagai tingkat keparahan.
  • Gangguan Perkembangan Intelektual: Keterlambatan atau keterbatasan dalam fungsi intelektual dan adaptif, termasuk keterampilan sosial dan praktis.

10. Gangguan Disosiatif

  • Gangguan Identitas Disosiatif (Dissociative Identity Disorder, DID): Adanya dua atau lebih identitas atau keadaan kepribadian yang berbeda dalam satu individu.
  • Amnesia Disosiatif: Kehilangan ingatan yang disebabkan oleh stres atau trauma yang parah.

11. Gangguan Tidur

  • Insomnia: Kesulitan untuk tidur atau tetap tertidur.
  • Narkolepsi: Serangan tidur mendadak dan tidak terkendali.

Penyakit mental dapat sangat bervariasi dalam gejala dan dampaknya terhadap individu. Penting untuk mencari bantuan profesional jika kamu atau seseorang yang kamu kenal mengalami gejala-gejala yang mungkin terkait dengan penyakit mental. Terapi, pengobatan, dan dukungan sosial dapat membantu dalam pengelolaan dan pemulihan.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.