Beberapa Cara Mengatasi Keputihan Berlebih

cara mengatasi keputihan

Tidak sedikit wanita yang risi lebih-lebih menjadi senewen ketika harus berhadapan dengan keputihan. Apalagi seumpama keputihan berlebih yang harus dihadapi. Para wanita umumnya tidak asing dengan keluhan terhadap vagina ini. Keputihan terjadi ketika lendir atau cairan terlihat dari vagina.

Sebenarnya, keputihan menjadi langkah alami tubuh untuk melindungi kebersihan dan melembapkan organ ini tersebut. Saat seorang wanita mengalami keputihan, maka cairan yang diproduksi kelenjar vagina dan leher rahim akan terlihat membawa sel situs judi bola terbesar mati dan bakteri. Proses ini yang melindungi vagina dari infeksi. Lalu, bagaimana caranya menangani keputihan berlebih?

Perawatan Mandiri hingga Dokter

Setidaknya ada beberapa usaha yang bisa anda coba untuk menangani keputihan berlebih. Nah, tersebut cara-cara yang bisa anda lakukan:

  • Jaga area genital tetap kering dan bersih.
  • Hindari menggunakan produk pembersih alat kelamin wanita yang menyebabkan perusahan keasaman dan keseimbangan bakteri vagina. Tanyakan terhadap dokter produk yang tepat.
  • Hindari menggunakan semprotan higienis, wewangian, atau bedak di area genital.
  • Konsumsi yoghurt atau suplemen yang punya kandungan Lactobacillus.
  • Kenakan celana berbahan katun dan menjauhkan celana didalam yang terlalu ketat.
  • Setelah berkemih, membersihkan vagina dari depan ke belakang, agar bakteri tidak masuk ke didalam vagina.
  • Kompres dingin untuk meredakan gatal dan pembengkakan.
  • Berendam dengan air hangat untuk menopang meringankan gejala. Kemudian, keringkan hingga bersih sesudahnya.
  • Disarankan jangan menggunakan panty liner. Jika tetap menghendaki menggunakan panty liner, memilih yang tidak punya kandungan pengharum dan tidak digunakan selama lebih dari 4–6 jam.
  • Hindari interaksi seksual terutama dahulu.
  • Bila keputihan abnormal terjadi lebih dari seminggu, lebih-lebih disertai dengan luka, gatal, pembengkakan, segeralah temui dokter.
  • Di sini, dokter umumnya akan lakukan penanganan medis cocok dengan hal yang menyebabkannya. Dokter akan memberi tambahan obat-obatan untuk menangani keputihan berlebih atau abnormal. Contohnya, antibiotik untuk menghalau bakteri penyebab keputihan.
  • Bisa juga obat antijamur seumpama keputihan disebabkan oleh infeksi jamur. Obat ini bisa didalam bentuk krim atau gel yang dioleskan di bagian didalam vagina. Selain itu, ada pula obat-obatan lain seumpama keputihan disebabkan oleh parasit.

Kenali Ciri-cirinya, Abnormal atau Tidak?

Sebenarnya langkah untuk membedakan keputihan normal dan tidak sulit. Kamu bisa mengamati tanda-tanda keputihan yang keluar. Nah, tersebut ini ciri-cirinya:

Keputihan normal

  • Tidak berbau kuat, amis, anyir, atau busuk.
  • Warnanya bening atau putih susu jernih.
  • Teksturnya licin dan lengket, bisa encer, atau kental.
  • Muncul memadai banyak dengan tekstur licin dan basah, umumnya beberapa sebagian lebih dari satu hari di antara siklus haid atau selama ovulasi.

Keputihan abnormal

  • Cairannya kental dan berbau busuk.
  • Muncul rasa panas terhadap vagina.
  • Timbul rasa gatal di sekitar vagina.
  • Keluar cairan berlebihan, layaknya menstruasi.
  • Warnanya kuning, atau bisa hijau, cokelat, dan disertai darah.
  • Keluar cairannya terlalu berlebih layaknya menstruasi.

Nah, seumpama keputihan terlalu berlebih ditandai dengan tanda-tanda keputihan abnormal di atas, langsung temui dokter. Tujuannya untuk beroleh diagnosis dan penanganan yang tepat. Kamu bisa kok menanyakan langsung terhadap dokter lewat aplikasi Halodoc. Tidak harus terlihat rumah, anda bisa menghubungi dokter ahli kapan saja dan di mana saja. Praktis, kan?

Awas, Tandai Penyakit Reproduksi

Keputihan normal yang dialami wanita terbilang normal. Kondisi ini bisa dipicu oleh keadaan layaknya sedang menyusui, rangsangan seksual, atau stres. Bagaimana dengan keputihan abnormal yang konsisten terjadi? Keputihan terlalu berlebih yang abnormal bisa menjadi tanda-tanda dari sebuah penyakit reproduksi.

Baca Juga : Mendeteksi Warna Cairan Vagina dan Arti Kondisinya

Menurut National Health Service UK, keputihan abnormal bisa menandai penyakit-penyakit tertentu, contohnya:

  • Vaginosis bakterial.
  • Trikomoniasis (penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit).
  • Chlamydia (penyakit menular seksual akibat infeksi bakteri).
  • Kencing nanah atau gonore.
  • Herpes kelamin.

Tuh, tidak main-main bukan penyakit yang bisa ditandai oleh keputihan abnormal? Oleh sebab itu, seumpama keputihan abnormal sering terjadi dan tidak kunjung membaik, segeralah periksakan diri ke rumah sakit paling dekat untuk beroleh penanganan yang tepat.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.